Pengertian Benchmarking

Pengertian BenchmarkingPengertian Benchmarking dan Jenis-jenisnya – Benchmarking adalah suatu proses mengidentifikasikan “praktek terbaik” terhadap dua produk dan proses produksinya hingga produk tersebut dikirimkan. Benchmarking memberikan wawasan yang diperlukan untuk membantu manajemen dalam memahami proses dan produknya baik dengan cara membandingkannya dengan Industri yang serupa maupun dengan Industri yang berbeda. Continue Reading »Pengertian Benchmarking

Pengertian Gantt Chart dan Cara Membuatnya

Pengertian Gantt Chart dan cara membuat Gantt ChartPengertian Gantt Chart dan Cara Membuatnya – Gantt Chart adalah sejenis grafik batang (Bar Chart) yang digunakan untuk menunjukan Tugas-tugas pada Proyek serta Jadwal dan waktu pelaksanaannya, seperti waktu dimulainya tugas tersebut dan juga batas waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas yang bersangkutan. Orang atau Departemen yang ditugaskan untuk menyelesaikan Tugas dalam proyek juga harus dituliskan dalam Gantt Chart. Continue Reading »Pengertian Gantt Chart dan Cara Membuatnya

Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja

Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) MesinJenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin dan Peralatan Kerja – Yang dimaksud dengan Maintenance adalah suatu kegiatan untuk merawat atau memelihara dan menjaga Mesin/peralatan dalam kondisi yang terbaik supaya dapat digunakan untuk melakukan produksi sesuai dengan perencanaan. Dengan kata lain, Maintenance adalah kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan (retaining) dan mengembalikan (restoring) mesin ataupun peralatan kerja ke kondisi yang terbaik sehingga dapat melakukan produksi dengan optimal. Continue Reading »Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja

Cara Menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness) TPM

Cara Menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness)Overall Equipment Effectiveness atau disingkat dengan OEE adalah suatu cara untuk mengukur kinerja mesin produksi dalam penerapan program TPM (Total Productive Maintenance). Pengukuran Kinerja dengan OEE (Overall Equipment Effectiveness) terdiri dari 3 komponen utama pada mesin produksi yaitu Availability (Waktu Kesediaan Mesin), Performance (Jumlah unit yang diproduksi) dan Quality (Mutu yang dihasilkan). Hasil perhitungan OEE adalah dalam bentuk Persentase (%). Dalam Bahasa Indonesia, Overall Equipment Effectiveness ini disebut dengan Efektivitas Peralatan Keseluruhan. Continue Reading »Cara Menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness) TPM

Pengertian Total Productive Maintenance (TPM)

Pengertian Total Productive Maintenance (TPM)Pengertian Total Productive Maintenance – Total Productive Maintenance atau disingkat dengan TPM adalah suatu sistem yang digunakan untuk memelihara dan meningkatkan kualitas produksi melalui perawatan perlengkapan dan peralatan kerja seperti Mesin, Equipment dan alat-alat kerja. Fokus utama Total Productive Maintanance atau TPM ini adalah untuk memastikan semua perlengkapan dan peralatan Produksi beroperasi dalam kondisi terbaik  sehingga menghindari terjadinya kerusakan ataupun keterlambatan dalam proses produksi. Continue Reading »Pengertian Total Productive Maintenance (TPM)

Pengertian dan Cara Kerja Mikrofon (Microphone)

Pengertian dan cara kerja Mikrofon (Microphone)Pengertian dan Cara Kerja Mikrofon – Mikrofon atau dalam dalam bahasa Inggris disebut dengan Microphone adalah suatu alat atau komponen Elektronika yang dapat mengubah atau mengkonversikan energi akustik (gelombang suara) ke energi listrik (Sinyal Audio). Mikrofon (Microphone) merupakan keluarga Transduser yang berfungsi sebagai komponen atau alat pengubah  satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya. Setiap jenis Mikrofon memiliki cara yang berbeda dalam mengubah (konversi) bentuk energinya, tetapi mereka semua memiliki persamaan yaitu semua jenis Mikrofon memiliki suatu bagian utama yang disebut dengan Diafragma (Diaphragm). Continue Reading »Pengertian dan Cara Kerja Mikrofon (Microphone)

Pengertian Total Quality Management (TQM)

Pengertian Total Quality Management (TQM)Pengertian Total Quality Management (TQM) – Total Management System atau disingkat dengan TQM adalah suatu sistem  manajemen kualitas yang berfokus pada Pelanggan (Customer focused) dengan melibatkan semua level karyawan dalam melakukan peningkatan atau perbaikan yang berkesinambungan (secara terus-menerus). Total Quality Management atau TQM ini menggunakan strategi, data dan komunikasi yang efektif untuk meng-integrasikan kedisplinan kualitas ke dalam budaya dan kegiatan-kegiatan perusahaan. Singkatnya, Total Quality Management (TQM) adalah pendekatan manajemen untuk mencapai keberhasilan jangka panjang melalui Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction). Continue Reading »Pengertian Total Quality Management (TQM)

Pengertian dan Prinsip Kerja Optocoupler

Pengertian dan Prinsip Kerja OptocouplerPengertian dan Prinsip Kerja Optocoupler – Dalam Dunia Elektronika, Optocoupler juga dikenal dengan sebutan Opto-isolator, Photocoupler atau Optical Isolator. Optocoupler adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penghubung berdasarkan cahaya optik. Pada dasarnya Optocoupler terdiri dari 2 bagian utama yaitu Transmitter yang berfungsi sebagai pengirim cahaya optik dan Receiver yang berfungsi sebagai pendeteksi sumber cahaya.
Masing-masing bagian Optocoupler (Transmitter dan Receiver) tidak memiliki hubungan konduktif rangkaian secara langsung tetapi dibuat sedemikian rupa dalam satu kemasan komponen.  Continue Reading »Pengertian dan Prinsip Kerja Optocoupler

Cara Kerja Bel Listrik (Electric Bell)

Cara Kerja Bel Listrik ElektromagnetikCara Kerja Bel Listrik – Bel Listrik yang dalam bahasa Inggris disebut dengan Electric Bell adalah sebuah alat yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi suara dengan menggunakan prinsip Elektromagnetik. Meskipun saat ini banyak Bel yang menggunakan sistem Elektronik, Bel Listrik yang menggunakan prinsip gaya elektromagnet ini masih banyak digunakan. Continue Reading »Cara Kerja Bel Listrik (Electric Bell)

7 Segment Display ( Display 7 Segment )

7 Segment Display / LED 7 Segmen7 Segment Display – Display 7 Segmen atau dalam bahasa Inggris disebut dengan 7 Segment Display adalah komponen Elektronika yang dapat menampilkan angka desimal melalui kombinasi-kombinasi segmennya. 7 Segment Display pada umumnya dipakai pada Jam Digital, Kalkulator, Penghitung atau Counter Digital, Multimeter Digital dan juga Panel Display Digital seperti pada Microwave Oven ataupun Pengatur Suhu Digital . Display 7 Segmen pertama diperkenalkan dan dipatenkan pada tahun 1908 oleh Frank. W. Wood dan mulai dikenal luas pada tahun 1970-an setelah aplikasinya pada LED (Light Emitting Diode). Continue Reading »7 Segment Display ( Display 7 Segment )