Pengertian Metode 5W1H dalam Manufakturing

Pengertian Metode 5W1HPengertian Metode 5W1H dalam Manufakturing – Dalam perusahaan manufakturing terutama di bagian produksi dan pengendalian kualitas (QC), kita sering mendengar adanya istilah yang disebut dengan 5W1H (Five Ws One H). 5W1H pada dasarnya adalah suatu metode yang digunakan untuk melakukan investigasi dan penelitian terhadap masalah yang terjadi dalam proses produksi. Konsep ataupun Metode 5W1H ini tentunya tidak hanya dapat digunakan dalam proses produksi. Saat ini penelitian-penelitan, investigasi kriminal ataupun jurnalisme juga mengunakan metode 5W1H untuk mengumpulkan informasi. Continue Reading »Pengertian Metode 5W1H dalam Manufakturing

10 Cara untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan

Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja10 Cara untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan – Karyawan merupakan salah satu sumber daya yang sangat penting bagi setiap perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaannya. Berbeda dengan sumber-sumber daya lainnya, Karyawan merupakan sumber daya yang sangat spesifik karena memiliki perilaku dan perasaan serta akal dan tujuan pribadi. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya manusia (karyawan) menjadi suatu hal yang sangat penting dalam menjalankan operasional perusahaan. Continue Reading »10 Cara untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan

Teori-teori Motivasi

Teori MotivasiTeori-teori Motivasi untuk Industri Manufakturing  – Sebuah perusahaan Manufakturing, pada umumnya memiliki jumlah karyawan yang banyak. Agar karyawan-karyawan perusahaan tersebut memiliki kinerja yang baik sehingga mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan, diperlukan Motivasi yang cukup dalam bekerja. Motivasi berasal dari bahasa latin yaitu “Movere” yang artinya adalah “Menggerakkan”.  Continue Reading »Teori-teori Motivasi

8 Pilar TPM (Eight Pillar of TPM)

Pengertian Total Productive Maintenance (TPM)8 Pilar TPM (Eight Pillar of TPM) – Untuk menerapkan konsep TPM (Total Productive Maintenance) dalam sebuah perusahaan manufakturing, diperlukan pondasi yang kuat dan pilar yang kokoh. Pondasi TPM adalah 5S, sedangkan pilar utama TPM terdiri dari 8 pilar atau biasanya disebut dengan 8 Pilar TPM (Eight Pillar of Total Productive Maintenance). 8 pilar TPM sebagian besar difokuskan pada pada teknik proaktif dan preventif untuk meningkatkan kehandalan Mesin dan peralatan produksi. Continue Reading »8 Pilar TPM (Eight Pillar of TPM)

Pengertian OEM dan ODM

Pengertian OEM dan ODMPengertian OEM dan ODM – Di Perusahaan yang bergerak pada bidang Manufakturing, kita sering mendengar adanya istilah perusahaan OEM dan perusahaan ODM. ODM adalah singkatan dari Original Design Manufacturer sedangkan OEM adalah singkatan dari Original Equipment Manufacturer. Kedua-duanya berkaitan dalam hal manufakturing. Manufakturing adalah kumpulan aktivitas ataupun industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi yang dapat dijual dan bermanfaat bagi penggunaannya. Continue Reading »Pengertian OEM dan ODM

Tujuh Alat Manajemen dan Perencanaan (7 Management and Planning Tools)

Tujuh Alat Manajemen dan PerencanaanTujuh Alat Manajemen dan Perencanaan – Pada tahun 1976, sebuah organisasi yang bernama Union of Japanese Scientists and Engineers (JUSE) yaitu sebuah organisasi yang terdiri dari gabungan para ilmuwan dan Insinyur Jepang melihat perlu adanya alat-alat untuk mempromosikan Inovasi,  memperlancar komunikasi informasi dan mendukung keberhasilan perencanaan proyek-proyek besar. Continue Reading »Tujuh Alat Manajemen dan Perencanaan (7 Management and Planning Tools)

Pengertian Benchmarking

Pengertian BenchmarkingPengertian Benchmarking dan Jenis-jenisnya – Benchmarking adalah suatu proses mengidentifikasikan “praktek terbaik” terhadap dua produk dan proses produksinya hingga produk tersebut dikirimkan. Benchmarking memberikan wawasan yang diperlukan untuk membantu manajemen dalam memahami proses dan produknya baik dengan cara membandingkannya dengan Industri yang serupa maupun dengan Industri yang berbeda. Continue Reading »Pengertian Benchmarking

Pengertian Gantt Chart dan Cara Membuatnya

Pengertian Gantt Chart dan cara membuat Gantt ChartPengertian Gantt Chart dan Cara Membuatnya – Gantt Chart adalah sejenis grafik batang (Bar Chart) yang digunakan untuk menunjukan Tugas-tugas pada Proyek serta Jadwal dan waktu pelaksanaannya, seperti waktu dimulainya tugas tersebut dan juga batas waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas yang bersangkutan. Orang atau Departemen yang ditugaskan untuk menyelesaikan Tugas dalam proyek juga harus dituliskan dalam Gantt Chart. Continue Reading »Pengertian Gantt Chart dan Cara Membuatnya

Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja

Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) MesinJenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin dan Peralatan Kerja – Yang dimaksud dengan Maintenance adalah suatu kegiatan untuk merawat atau memelihara dan menjaga Mesin/peralatan dalam kondisi yang terbaik supaya dapat digunakan untuk melakukan produksi sesuai dengan perencanaan. Dengan kata lain, Maintenance adalah kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan (retaining) dan mengembalikan (restoring) mesin ataupun peralatan kerja ke kondisi yang terbaik sehingga dapat melakukan produksi dengan optimal. Continue Reading »Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja

Cara Menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness) TPM

Cara Menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness)Overall Equipment Effectiveness atau disingkat dengan OEE adalah suatu cara untuk mengukur kinerja mesin produksi dalam penerapan program TPM (Total Productive Maintenance). Pengukuran Kinerja dengan OEE (Overall Equipment Effectiveness) terdiri dari 3 komponen utama pada mesin produksi yaitu Availability (Waktu Kesediaan Mesin), Performance (Jumlah unit yang diproduksi) dan Quality (Mutu yang dihasilkan). Hasil perhitungan OEE adalah dalam bentuk Persentase (%). Dalam Bahasa Indonesia, Overall Equipment Effectiveness ini disebut dengan Efektivitas Peralatan Keseluruhan. Continue Reading »Cara Menghitung OEE (Overall Equipment Effectiveness) TPM