Komponen-komponen Elektronika

komponen dan PCBPeralatan Elektronik seperti TV, Radio, Handphone dan Komputer merupakan hasil rakitan dari berbagai macam komponen elektronika. Siapa saja yang bekerja di Perusahaan Produksi Perakitan Elektronik, apapun jabatan dan departemen harus mengetahui dan mengenal komponen-komponen Elektronika, minimal bentuk komponen dan nama-nama sebutannya. Hal ini diperlukan supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti salah pemasangan komponen, salah pengiriman ataupun salah perencanaan. Pengenalan Komponen-komponen Elektronika merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai oleh semua karyawan yang bekerja di perusahaan produksi perakitan Elektronik.

Berdasarkan Fungsinya, komponen-komponen elektronika dapat dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Komponen Elektronika Aktif dan Komponen Elektronika Pasif. Komponen Elektronika Aktif adalah komponen Elektronik yang hanya dapat berfungsi jika memiliki arus eksternal dan biasanya disebut dengan semikonduktor sedangkan Komponen Elektronika Pasif adalah komponen Elektronik yang tidak memerlukan arus eksternal. Komponen Elektronika Aktif sangat peka terhadap Elektro Statik, maka harus penanganan khusus untuk menghindari Elektro Statik yang dinamakan dengan ESD (ElektroStatic Discharge) Control.

Umumnya, komponen-komponen elektronika di produksi perakitan elektronik terbagi menjadi 3 kategori berdasarkan cara pemasangan, yaitu pemasangan secara mesin SMT, mesin Through Hole (Auto Insert atau AIM) dan Manual Insert. Tentunya komponen-komponen elektronika yang dipasang oleh mesin SMT maupun Through Hole Mesin (AIM) dapat dipasang secara manual juga.

Berikut ini merupakan gambar-gambar komponen Elektronika dan pengelompokkannya.

PCB (Printed Circuit Board)

Papan cetak sirkuit

PCB (Printed Circuit Board)

Komponen Elektronika yang dipasang oleh Mesin SMT (Surface Mount Technology)

Umumnya disebut dengan Chip Component atau SMD (Surface Mount Device) component

Komponen Chip Aktif (Active Chip Component) yang terdiri dari :

  1. Chip IC (Integrated Circuit)
  2. Chip Transistor
  3. Chip Diode
  4. Chip LED
Active Chip Component

Komponen Chip Aktif

Komponen Chip Pasif (Passive Chip Component) yang terdiri dari :

  1. Chip Resistor
  2. Chip Capacitor
  3. Connector
  4. Chip Inductor
  5. Chip Crystal
  6. Switch
Passive Chip Component

Komponen Chip Pasif

Komponen Elektronika yang umumnya dipasang oleh Mesin Through Hole (Auto Insert / AIM) ataupun Manual

Komponen Elektronika Aktif (Active Component) terdiri dari :

  1. IC (Integrated Circuit)
  2. Transistor
  3. Diode (Dioda)
  4. LED (Light Emitting Diode)
Active Electronic component

Komponen Elektronik Aktif

Komponen Elektronika Pasif (Passive Component) terdiri dari :

  1. Resistor
  2. Capacitor
  3. Connector
  4. Switch
  5. Wire/Cable
  6. Inductor

Passive electronic component

Komponen Elektronik Pasif

Umumnya komponen Elektronika yang dipasang oleh Manual ataupun Mesin Through Hole (AIM) disebut dengan Komponen Elektronika Radial (Radial component) dan Komponen Elektronika Axial (Axial Component). Komponen Elektronika Radial adalah komponen yang dipasang secara berdiri sedangkan Komponen Elektronika Axial adalah komponen yang dipasang secara bentuk tidur.
Berikut ini adalah gambar contoh komponen Elektronika yang dipasang bentuk Radial dan Axial :

 

Radial and Axial components

Contoh Bentuk Komponen Elektronika Radial dan Axial

Komponen-komponen Elektronika yang harus dipasang secara Manual adalah komponen-komponen besar yang tidak bisa dipasang oleh Mesin. Seperti Konektor (Connector), Diode, Resistor, Capacitor, Inductor, Wire/Cable dalam bentuk yang besar maupun letak komponen pada Lokasi yang susah dipasang oleh Mesin. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan Mesin dalam memasangkannya.

Untuk mengetahui Fungsi dan Simbol Komponen Elektronika, silakan membacanya di artikel: Jenis-jenis Komponen Elektronika beserta Fungsi dan Simbolnya.

Related Posts

1 comment

  1. vegaperdana says:

    trimksih bnyak sngat2 membantu

Leave a Reply


− 4 = 1